1. Halaman utama
  2. Penyiapan
  3. Gemini Spark
Penyiapan · sekitar 10 menit

Panduan penyiapan Gemini Spark: aplikasi, tugas, dan pemicu

Spark sudah mengenali akun Google Anda sejak awal, jadi penyiapannya terutama soal membatasi akses: lebih sedikit aplikasi, lebih sedikit tugas, dan pengawasan lebih ketat.

Langkah demi langkah

  1. Buka Spark di Gemini

    Buka Gemini di Android, iOS, macOS, atau web, lalu beralih ke Spark. Jika Spark tidak muncul, cocokkan paket dan lokasi Anda dengan halaman ketersediaan yang diterbitkan Google.

  2. Batasi akses ke aplikasi

    Tinjau apakah Spark boleh menggunakan Photos, Chrome, Docs, Drive, Calendar, dan Gmail. Nonaktifkan akses apa pun yang tidak diperlukan untuk tugas pertama Anda.

  3. Jadwalkan tugas berulang

    Minta Spark menjalankan tugas berulang, misalnya membuat daftar setiap Senin berisi email yang belum Anda balas. Spark menyimpannya dan menjalankannya sesuai jadwal.

  4. Tambahkan pemicu peristiwa

    Minta Spark bertindak saat sesuatu terjadi, misalnya ketika ada pesan dari klien tertentu, perubahan pada kalender, atau seseorang membagikan dokumen kepada Anda. Mulailah dengan satu pemicu agar Anda bisa melihat dengan tepat apa yang membuatnya aktif.

  5. Awasi beberapa kali pertama

    Google meminta pengguna untuk mengawasi Spark dengan saksama. Baca setiap hasil awal dari awal hingga akhir, dan hentikan tugas apa pun yang mulai melenceng.

Minggu pertama

Batasi daftar tugas selama minggu pertama. Spark menangani hingga 15 tugas sekaligus, tetapi beberapa tugas yang dirumuskan dengan tepat jauh lebih mudah diperiksa daripada banyak tugas yang samar. Rumuskan setiap permintaan berulang persis seperti yang Anda inginkan, karena tugas yang diulangnya lama-kelamaan menjadi keterampilan. Pengguna bisnis sebaiknya menanyakan kepada admin Workspace apa saja yang dibatasi. Hapus jadwal yang tidak lagi diperlukan, alih-alih membiarkannya terus berjalan.

Kesalahan yang perlu dihindari

  • Membuka akses ke semua aplikasi Google untuk Spark pada hari pertama.
  • Menjalankan banyak tugas dengan instruksi yang kurang jelas sekaligus, alih-alih beberapa tugas yang dirumuskan dengan tepat.
  • Memercayai hasil awal tanpa membacanya, meski Google meminta pengawasan ketat.